DAK Gumas Turun 15,60 Persen

 Penyerahan Raperda SAPBD Gumas 2019 oleh Bupati Arton S Dohong kepada Ketua DPRD Gumer pada rapat paripurna ke 5 masa persidangan pertama tahun sidang 2018, Rabu(7/11).(Dayak Pos/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Dayak Pos

Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) tahun anggaran 2019 berkurang 15,60 persen atau Rp 160.342.690.000. Sedangkan Dana Alokasi Umum tahun anggaran 2019 ditargetkan Rp 575.943.522.000 atau bertambah 1,96 persen.

Hal tersebut terungkap saat Bupati Gumas, Arton S Dohong menyampaikan pidato pengantar nota keuangan dan RAPBD Gumas tahun anggaran 2019 pada rapat paripurna ke lima masa persidangan pertama tahun sidang 2018, Rabu(7/11).

“Pendapatan ditargetkan Rp1.012.370.376.741,00 atau bertambah 4,05 persen dari tahun ini. Belanja sebesar Rp1.013.020.376.741,00 atau berkurang 4,24 persen dari tahun 2018,” ujarnya.

Dijelasnya, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2019 bertambah 12,12 persen atau Rp51.083.939.007, sementara dana perimbangan berkurang 5,11 persen atau Rp798.854.326.000, dan lain lain pendapatan daerah yang sah berkurang 3,12 persen atau Rp162.432.111.734.

Terjadinya peningkatan belanja tidak langsung Rp572.490.532.696, Bupati jelaskan hal itu terkait pembayaran tunjangan berdasarkan beban kerja dan uang makan ASN tahun 2018, pengalokasian gaji, tunjangan berdasarkan beban kerja dan uang makan untuk CPNS serta pengalokasian anggaran untuk dana desa 2019.

“Belanja langsung turun disebabkan turunnya penerimaan dari dana perimbangan, yaitu turunnya penerimaan dana bagi hasil, turunnya penerimaan dana alokasi kusus fisik, turunnya penerimaan dari insentif daerah tahun 2019 sesuai dengan rincian alokasi transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) dalam APBN 2019, sehingga secara keseluruhan berpengaruh terhadap rencana pendapatan, belanja dan pembiayaan dalam rancangan APBD tahun anggaran 2019 ini,” beber dia.

Rapat  dipimpin ketua DPRD Gumer didampingi Waket DPRD Punding S Merang dihadiri unsur musyawarah pimpinan daerah, assisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, sejumlah pejabat eselon III dan IV, ketua TP PKK dan undangan lainnya.(Nov/aw)

You may also like...