Warga Berharap Pemerintah Awasi Aktivitas Tambang dan Perkebunan

Anggota DPRD Kalteng HM Sriokaso,

Palangka Raya, Dayak Pos

Sejumlah masyarakat di Kabupaten Katingan dan Gunung Mas (Gumas) meminta kepada pemerintah untuk mengawasi aktivitas pertambangan dan perkebunan di wilayah itu. Pasalnya, akibat maraknya pertambangan ilegal serta banyaknya perusahaan perkebunan yang tidak mengantongi perizinan berakibat sering terjadinya bencana alam di kedua wilayah itu.

Banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat di kabupaten Katingan dan Kabupaten Gunung Mas di bidang ekonomi, pertambangan dan perkebunan. Salah satunya yaitu masyarakat di Kabupaten Katingan mengharapkan pemerintah melakukan penertiban terhadap penambangan liar, karena secara tidak langsung perbuatan penambang liar inilah kerap terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor,Ucap Anggota DPRD Kalteng HM Sriokaso, dibincangi wartawan di gedung Dewan, belum lama ini.

Tidak hanya penertiban penambangan liar, sambung Sriosako, masyarakat juga mengharapkan agar pihak pemerintah melakukan penertiban bagi perusahan besar swasta (PBS) yang bergerak di bidang perkebunan Kelapa Sawit. Pasalnya berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat, masih ada perusahaan yang sudah melaksanakan kegiatannya walaupun belum mengantongi izin resmi.

Selain masalah pertambangan dan perkebunan, masyarakat Katingan juga mengharapkan jalan keluar bagi masyarakat yang ingin membuka lahan. Karena selama ini, pihak pemerintah telah mengeluarkan larangan bagi masyarakat yang ingin membuka lahan dengan cara dibakar.

Seperti yang kita ketahui, pemerintah telah mengeluarkan larangan bagi masyarakat untuk membuka lahan dengan cara di bakar. Tetapi selama ini belum ada solusi untuk masyarakat sendiri dari pemerintah.

Oleh karena itu sekarang masyarakat meminta solusi kepada pemerintah. Selain itu masyarakat mengharapkan adanya bantuan bibit bagi petani khususnya bibit Kopi, jahe dan sawit, tambah Anggota Komisi A DPRD Kalteng ini.

Di Kabupaten Gumas kata Sako, saat bertemu dengan masyarakat, sejumlah pihak mengharapkan agar pemerintah membantu dalam menormalisasikan harga karet dan rotan. Pasalnya, sampai saat ini masyarakat terpaksa menggantungkan hidupnya dari pertambangan emas liar, karena harga karet masih sangat rendah.

Di Gumas khususnya di daerah Kuala Kurun, yang menjadi permasalahan disana adalah sampai saat ini masyarakat masih menggantungkan hidupnya dari hasil penambangan emas liar, karena harga karet pada saat ini masih sangat rendah.

Dan masyarakat juga mengharapkan adanya campur tangan pemerintah untuk membantu menormalkan harga karet dan rotan,”pungkas legislator dari Fraksi Partai Demokrat ini.(006)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.