Berita Dayakpos 23/01/2018
Ketua PWI Kalteng H Sutransyah bersama Kadis Kesehatan Kalteng Suprastija Budi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Ferry Iriawan. (Dayak Pos/Ist)

Palangka Raya, Dayak Pos

Seminar kesehatan akan memeriahkan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional tahun 2018 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan diselenggarakan kersajama antara PWI dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng.

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suprastija Budi, menyatakan, menyambut baik kerjasama yang dilakukan PWI bersama pihaknya. Hal itu tentu dalam upaya mendukung program pemerintah menyosialisasikan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). Program tersebut dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kerjasama dengan PWI sangat baik. Kami merasa terbantu menyosialisasikan Germas di tengah masyarakat. Apalagi nanti peserta sarasehan terdiri dari kalangan pekerja media,” tegas Suprastija Budi, ketika menerima Ketua PWI Kalteng Sutransyah, Senin (22/1), di ruang kerjanya.

Dijelaskan Budi, program kesehatan sudah banyak terjadi perubahan. Pihaknya tidak lagi menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Namun tenaga kesehatan digerakkan untuk mendatangi masyarakat. Setelah itu, nanti dilakukan pemetaan, persoalan kesehatan apa yang terjadi.

Setelah didapatkan persoalan kesehatan, lanjut Budi, baru program Germas masuk ke daerah tersebut. Hal itu untuk memastikan masyarakat terlayani dengan baik. Dengan adanya kerjasama dengan PWI, tentu pelaksanaan program bisa tersosialisasi dengan masyarakat. Selain itu, kalangan wartawan akan faham, bagaimana gerakan masyarakat hidup sehat.

“Kita berharap dengan sarasehan Germas, wartawan faham bagaimana pola hidup yang benar. Dengan begitu, bisa menginformasikan kepada masyarakat. Dampaknya derajat kesehatan masyarakat akan meningkat,” ungkap Budi yang didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Ferry Iriawan.

Sementara, Ketua PWI Kalteng Sutransyah menyebutkan, kalangan wartawan perlu mendapatkan informasi, bagaimana pola hidup bersih dan sehat. Hal itu supaya wartawan mampu bergerak memberikan informasi kepada masyarakat. Paling tidak, wartawan bisa berperan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kalau wartawan paham, jelas Sutran, tentu akan meningkatkan kesadaran, minimal di lingkungan keluarga sendiri. Setelah itu, bisa menggerakkan masyarakat melalui pemberitaan di media bagaimana pola hidup sehat mulai dari remaja, menikah, menjadi ibu hamil hingga melahirkan anak.

“Saya sendiri, perlu pemahaman itu. Pernah beberapa kali ikut sosialisasi, masih merasa kurang dalam mendapatkan ilmu mengajarkan pola hidup sehat kepada anak. Jadi kami rasa sarasehan sangat penting untuk kalangan wartawan,” tegas Sutran.(002)

 

Ketua PWI Kalteng H Sutransyah bersama Kadis Kesehatan Kalteng Suprastija Budi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Ferry Iriawan. (Dayak Pos/Ist)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.