Berita Dayakpos 12/01/2018
RAPAT PENETAPAN MASKOT-Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Hendro Nakalelo didampingi Kepala Bappeda Litbang Barito Utara Drs Muhlis dan leading sektor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat memimpin rapat penetapan maskot atau identitas daerah di aula Setda lantai I, Kamis (11/1).(Dayak Pos: Lana)

Muara Teweh, Dayak Pos

Pemerintah kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menggelar rapat membahas maskot atau identitas daerah. Rapat dilaksanakan di aula Setda lantai I dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Hendro Nakalelo, didampingi Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Barito Utara Drs Muhlis serta dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, Kamis (11/1).

Assisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hendro Nakalelo saat memimpin rapat mengatakan penetapan maskot atau identitas daerah ini terdiri dari flora dan fauna yang ada di daerah ini.

“Kriteria maskot atau identitas daerah ini ada dua katagori diantaranya pertama langka yang dipilih jenis tumbuhan atau hewan, jumlahnya sangat sedikit, jenis lokal, status dilindungi serta dapat dibudidayakan. Katagori kedua, melimpah seperti jenis tumbuhan atau hewan, jumlah melimpah, jenis lokal atau nasional, sudah dibudidayakan dan berkelanjutan/kontinyu,” kata Hendro Nakalelo.

Sementara, Kepala Bappeda Litbang Barito Utara, Muhlis mengatakan, maksud dari penetapan maskot ini sebagai upaya pengenalan identitas daerah Kabupaten Barito Utara, sehingga nantinya akan diketahui masyarakat Barito Utara.

Selain itu katanya, untuk meningkatkan rasa memiliki dan menanamkan rasa bangga terhadap maskot kabupaten Barito Utara sebagai identitas daerah. Meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk dapat berperan serta dalam menjaga dan melestarikan keberadaan maskot kabupaten Barito Utara.

“Dan juga sebagai sarana promosi kepariwisataan di daerah ini serta meningkatklan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan, pembudidayaan dan pelestarian maskot kabupaten Barito Utara,” kata Muhlis yang juga tim perumus maskot Kabupaten Barito Utara.

Dijelaskannya, latar belakang penetapan maskot Barito Utara ini, karena kabupaten Barito Utara dikenal memiliki biodiversity yang melimpah dan memiliki sifat yang khas dan unik. Disamping itu kekayaan flora dan fauna khas daerah ini, walaupun beberapa diantaranya termasuk spesies langka namun mempunyai potensi untuk dikembangkan.

“Kekhasan daerah inilah yang perlu ditingkatkan statusnya dengan dijadikan sebagai maskot. Sebab kriteria suatu komoditas dapat dijadikan maskot adalah karena langka atau komoditas unggulan daerah yang hasilnya melimpah,” katanya.

Rapat juga dihadiri DLH yang juga sebagai leading sektor, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ir Iwan Rusdani MP, Kepala Dinas Budparpora H Arbaidi, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian, M Iman Topik, Camat Teweh Tengah, Heri Jhon Setiawan, Camat Montallat, H Mastur, Camat Teweh Baru Ajirni dan undangan lainnya. (lna)