Minta di Prioritaskan, Honorer K2 Mengadu Ke Dewan

Palangka Raya, Dayak Pos

Honorer K2 berharap agar dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 ini dapat diprioritaskan. Pasalnya, pengabdian honorer K2 ini ada yang mengabdi di daerahnya masing-masing sekitar 10-15 tahun namun belum diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Hal inilah yang menjadi aspirasi puluhan perwakilan tenaga honorer K2, saat bertemu dengan Anggota DPRD Kalimantan Tengah di gedung Dewan, jumat (21/9) kemarin. Kedatangan puluhan perwakilan honorer K2 ini diterima Anggota Komisi A DPRD Kalteng, H Jubair Arifin di ruang rapat Komisi A kemarin. Mereka merupakan perwakilan tenaga honorer K2 dari seluruh kabupaten/kota se Kalimantan Tengah.

Saat dibincangi usai pertemuan itu, koordinator wilayah (Korwil) forum honorer K2 Kalimantan Tengah, Try Julianto mengatakan, kedatangan mereka ke DPRD Kalteng, dalam hal ini Komisi A untuk menyampaikan aspirasi sekaligus meminta bantuan terkait pengangkatan honorer K2 oleh pemerintah.

“Kunjungan kami ke Komisi A terkait dengan permintaan kami meminta bantuan kepada Komisi A terkait pengangkatan kami honorer K2. Yang kebetulan tujuannya ke pemerintah pusat, kebetulan kami diterima oleh Pak Jubair, Pak Jubair ini sangat respek terhadap honorer K2, beliau akan menyampaikan aspirasi kami ini ke pusat,”Ucap Try, saat dibincangi sejumlah awak media.

Dijelaskan, untuk honorer K2 yang ada di Kalimantan Tengah terdiri dari berbagai macam profesi, ada yang mengabdi sebagai tenaga pendidik atau guru, kemudian ada yang menjadi tenaga teknis, tenaga kesehatan, administrasi dan sebagainya. Kebetulan yang hadir dalam pertemuan kemarin diwakili oleh tenag honorer K2 dari Kabupaten Katingan, Kapuas, Barito Utara, Barito Timur dan Kotawaringin Barat.

Ditempat yang sama, Ketua Forum Honor K2 Kabupaten Kapuas Ervina Ningsih, menyampaikan, sebelum menyampaikan aspirasi ke DPRD Kalteng, pihaknya juga telah melaksanakan aksi di Kabupaten. Hal yang perlu menjadi pertimbangan pemerintah untuk segera mengangkat status honorer K2 ini untuk menjadi PNS karena rata-rata usianya diatas 35 tahun dan pengabdiannya rata-rata 10-15 tahun.

“Banyak usia yang lebih tua ketimbang lebih muda, pengabdiannya ada yang 10-15 tahun. Jadi kami ini meminta kan kepada pemerintah daerah sekaligus menyambung untuk kami ke pusat agar supaya kami K2 yang tersisa ini diprioritaskan ketimbang harus menerima pengangkatan CPNS yang baru. Jadi kami meminta agar daerah dan surat itu sampai ke tangan MenPAN-RB karena yang tersisakan cukup sedikit lah untuk daerah, untuk Kalteng Cuma 750 orang lebih,” kata Ervina.

Pihaknya juga berharap kepada pemerintah daerah, khususnya DPRD Kalteng yang bersimpati dapat membantu memperjuangkan status mereka. “Kalau dari pemerintah daerah sudah ada perhatian, termasuk dengan penggajihan sudah lumayan lah, jadi kami berharap kan ada lagi simpatik pemerintah daerah untuk membantu kami menyambung tangan untuk ke pusat,” katanya.

Saat yang sama Anggota DPRD Kalteng dari Komisi A, H Jubair Arifin mengatakan kedatangan sejumlah perwakilan honorer K2 dari beberapa kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah tersebut untuk menyampaikan aspirasinya. Dimana mereka berkeinginan agar bisa diterima menjadi PNS dalam penerimaan CPNS di 2018 ini.

“Mereka menyampaikan aspirasi, yang mana mereka berkeinginan agar mereka bisa diterima menjadi PNS dalam rangka penerimaan CPNS tahun 2018. Jadi mereka sudah mengabdi beberapa tahun di kabupaten masing-masing , jadi kita berharap agar aspirasi mereka ini dapat didengar oleh pusat. Dan kita rencana mau menindaklanjuti ini dan akan menyampaikan ini ke Menpan,” kata Jubair.

Pihaknya dari DPRD Kalteng menginginginkan perlu ada kuota khusus untuk honorer K2. Terlebih para tenaga honorer ini usianya sudah diatas 35 tahun. “Kalau perlu ada kuota khusus untuk mereka yang K2. Jangan sampai harapan mereka untuk menjadi PNS ini pupus dengan batasan usia, karena ada yang diatas 35 tahun, sementara syarat CPNS tahun 2018 itu dibawah 35 tahun itu yang kita harapkan, agar kami dari Komisi A akan memperjuangkan mereka ke Menpan, itu yang akan kita perjuangkan,” pungkasnya.(Nvd)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.