Berita Dayakpos 24/05/2018

Palangka Raya, Dayak Poa

Masyarakat di sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah mulai kesulitan untuk memperoleh air bersih. Oleh Sebab itu, mereka sangat mengharapkan agar pemerintah membangunkan sarana air bersih bagi masyarakat.

Akibat semakin tercemarnya lingkungan hidup, tidak hanya mengancam punahnya sejumlah satwa yang ada, tetapi juga berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar manusia seperti sulitnya mendapatkan air bersih.

Hal inilah yang dikeluhkan oleh sejumlah warga Kabupaten Seruyan, saat reses DPRD Kalimantan Tengah ke sejumlah Desa di Kabupaten itu, beberapa waktu lalu.

Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Hj Putri Noor Hajah mengatakan, dalam reses masa persidangan I tahun sidang 2018, yang dilangsungkan secara perorangan beberapa waktu lalu, dia mengunjungi beberapa desa di Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh jajaran pemerintah Kecamatan, ada sejumlah warga Desa yang saat ini mengeluhkan sulitnya mendapatkan pasokan air bersih. Hal ini diakibatkan karena sumber air yang selama ini mereka manfaatkan sudah banyak yang tercemat.

“Salah satunya warga Desa Tanjung Hara, dimana mereka memintra agar dibantu dibangunkan sarana air bersih, karena sumber air yang selama ini mereka gunakan sudah tidak layak untuk dikonsumsi,” kata Hajah, saat dibincangi wartawan, di gedung Dewan, Rabu (23/5).

Selain minta dibangunkan sarana air bersih masyarakat di Desa ini juga mengharapkan adanya tambahan tenaga pendidik. Pasalnya saat ini, Desa Tanjung Hara masih kekurangan tenaga pendidik atau guru.

Diungkapkan, ada salah satu sekolah di Desa ini memiliki 32 murid hanya diajar oleh satu guru yakni hanya kepala sekolah. “Mereka juga meminta agar di Desa mereka ditambah tenaga pendidik, pasalnya saat ini mereka masih kekurangan tenaga pendidik,” ungkap Anggota Komisi B DPRD Kalteng, yang membidangi ekonomi dan sumber daya alam (SDA) ini.(006)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.