Berita Dayakpos 08/08/2018

 

Palangka Raya, Dayak Pos

Legislator DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Punding LH Bangkan menegaskan, Sapundu, Pantar dan Sandung bukanlah situs budaya, melainkan situs keagamaan. Pasalnya hingga saat ini, masih banyak kalangan masyarakat yang mengira situs-situs asli suku Dayak tersebut adalah situs budaya.

“Seperti yang kita tahu, selama ini banyak yang mengira bahwa Sapundu, Pantar maupun Sandung merupakan situs budaya, padahal itu adalah pemikiran yang salah. Sebenarnya Pantar, Sapundu dan Sandung merupakan situs keagamaan yaitu Kaharingan dan merupakan situs sakral, sehingga apabila ada yang menyatakan situs tersebut sebagai situs budaya, itu merupakan pemikiran yang salah.”Ucap Punding saat dibincangi sejumlah awak media, di kediamannya, jalan Fatma Raga, kota Palangka Raya, Selasa (7/8) kemarin.

Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng V, meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau ini juga menjelaskan, situs dan aliran Kaharingan, telah ada sejak zaman nenek moyang suku Dayak di Kalimantan dan hingga saat ini, masih banyak penganut Kaharingan di Provinsi Kalteng. Namun pada dasarnya, situs-situs kaharingan seperti Sandung, memang dianggap sakral oleh penganut kaharingan, karna sandung dianggap sebagai pengantar roh menuju ‘Lewu Tataw’ (Surga..-Red).

“Menurut kepercayaan umat Kaharingan, Sandung merupakan situs Sakral agama kaharingan dan Sandung dipercaya sebagai jalan roh leluhur suku Dayak untuk menuju surga. Kita tidak bisa pungkiri itu, karena itulah kepercayan penganut Kaharingan.”Ujarnya.

Selain itu, dirinya berharap, agama Kaharingan sebagai agama tertua khususnya di Provinsi Kalteng bisa mendapatan perhatian oleh pihak Pemerintah. Pasalnya, sampai saat ini agama Kaharingan dianggap minim perhatian dan bantuan dari Pemerintah.

“yang perlu digaris bawahi, agama Kaharingan dan Hindu itu berbeda, jadi kita mengharapkan pihak  Pemerintah bisa memberikan perhatian dan bantuan kepada para penganut agama yang telah ada bahkan jauh sebelum republik ini terbentuk.”Pungkasnya.(006)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.