Legislator : Pemerintah Perlu Terobosan Pasarkan Hasil SDA Kalteng

Palangka Raya, Dayak Pos

Kalimantan Tengah mempunyai hasil sumber daya alam (SDA) yang melimpah, namun pengembangan dan pemasarannya masih cukup sulit, sehingga sekarang ini harga hasil alam seperti karet dan rotan masih mengikuti harga dunia.

Hal ini berdampak terhadap para petani, dimana dengan harga rotan dan karet yanh masih pluktuaktif, banyak petani karet dan rotan yang enggan memanen hasil karet maupun rotannya.

Diketahui, komoditi rotan dan karet merupakan SDA Kalteng yang sangat melimpah dan menjadi andalan warga Kalimantan Tengah. Namu, selama ini seakan terancam dengan tidak adanya kepastian harga. Dimana harga kedua komoditi yang berperan besar dalam menunjang ekonomi masyarakat Kalteng, khususnya masyarakat lokal ini, sampai sekarang harganya masih merosot tajam.

Oleh sebab itu, masyarakat meminta kepada pemerintah untuk dapat membantu pemasaran kedua komoditi ini kedepannya. Sehingga ada jaminan harga yang memadai untuk masyarakat. Permintaan itu disampaikan masyarakat kepada Anggota DPRD Kalteng, yang belum lama ini melaksanakan reses ke daerah pemilihannya masing-masing, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di daerah.

Seperti yang disampaikan, Anggota DPRD Kalteng dari daerah pemilihan (Dapil) Kalteng I, yang meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya, HM Sriosako. Menurutnya, dalam reses ke Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, dalam reses masa persidangan II tahun sidang 2016 lalu. Masyarakat setempat sekarang ini sangat resah akibat tidak stabilnya harga komoditi tersebut.

“Selama ini rotan dan karet menjadi primadona usaha masyarakat di wilayah itu, namun karena harganya kurang stabil menimbulkan kersesahan di kalangan masyarakat. Mereka meminta kepada pemerintah untuk membantu pemasaran dengan harga yang memadai,” kata HM Sriosako, saat dibincangi wartawan di gedung Dewan, beberaa waktu lalu.

Kemudian, selain rotan dan karet, sawit yang sekarang ini lagi booming di Kalimantan Tengah juga mengalami penurunan harga, hal itu juga menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. Karena menimbulkan terhadap turunnya daya belum masyarakat. “Mereka berharap ada upaya yang serius dari pemeritah daerah Provinsi dan kabupaten dalam menstabilkan harga komoditas tersebut,” terang Anggota Komisi A DPRD Kalteng ini.(006)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.