Berita Dayakpos 16/05/2018

Palangka Raya, Dayak Pos

Pemerintah daerah provinsi Kalimantan tengah menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) program pembangunan triwulan I tahun 2018, di Aula Bappedalitbang Kalteng, Selasa (15/5).

Kepala Bappedalitbang Kalteng, Yuren S Bahat dalam laporannya mengatakan, maksud kegiatan tersebut adalah untuk mengetahui realisasi capaian kinerja pembangunan dalam RPJMD 2016-2021.

Kemudian mengetahui perkembangan pelaksanaan pembangunan triwulan I tahun 2018, berupa realisasi pendapatan daerah dan belanja daerah-baik realisasi keuangan maupun realisasi fisik-, kendala yang dihadapi serta upaya pemecahannya maupun pihak yang bertanggung jawab dan dapat membantu dalam penyelesaian masalah tersebut untuk percepatan realisasi pendapatan daerah dan percepatan penyerapan anggaran (realisas keuangan) dan realisasi fisik.

“Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui realisasi pendapatan dan belanja daerah, mengetahui realisasi dan informasi pembangunan, mengetahui realisasi capaian kinerja pembangunan RPJMD 2016-2021.

Mengidentifikasi dan menginventarisir permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan serta upaya-upaya tindak lanjut yang telah dilakukan untuk perabaikan pelaksanaan pembangunan dalam tahun anggaran 2018,” katanya.

Hasil yang ingin dicapai perumusan masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan dan tindak lanjut yang diperlukan untuk mengatasi permasalahan/kendala percepatan penyerapan anggaran serta penyelesaian kegiatan fisik.

Berikutnya adalah terwujudnya konsistensi antara perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian program dan kegiatanpembangunan yangbersumber dari APBD, APBN, DAK dan Dana Desa.

“Hasil dari kegiatanini diharapkan dapat menjadimasukan bagi gubernur/Bupati/Walikota di Kalteng dalam rangka pengendalian dan evaluasi rencana pembangunan di daerah yang menjadi kewenangannya,” terang Yuren.

Sementara Asisten Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Kalteng, Nurul Edy ketika membacakan sambutan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengingatkan semua pihak untuk menggunakan anggaran sesuai jadwal agar tepat mutu dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Khusus penyerapan anggaran belanja langsung, penggunaannya diharapkan untuk program yang dapat membuka kesempatan kerja bagi masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan,” tegasnya.

Gubernur juga meminta pemerintah daerah kabupaten/kota di Kalteng untuk membangun sinergitas dengan program pemerintah provinsi Kalteng pada semua sektor untuk mewujudkan Kalteng Berkah.

“Tuntutan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kewajiban semua pihak, karena semakin besar PAD daerah akan semakin kecil ketergantungan daerah terhadap pemerintah pusat. Saya tuntut semua pihak agar bekerja lebih keras lagi dalam hal ini,” tutupnya.(004)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.