Berita Dayakpos 16/05/2018
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Kalteng, Ridwan Manurung.

Palangka Raya, Dayak Pos

Investor sektor perkebunan, pertambangan dan kehutanan yang beroperasional di Kabupaten Kotawaringin Timur diminta untuk berpartisipasi dalam menangani pembangunan jalan ruas Kuala Kuayan-Tumbang Sangai.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Kalteng, Ridwan Manurung mengatakan, sebelumnya sudah ada pekerjaan multi years pada ruas jalan Pelantaran, Parenggean, Tumbang Sangai dan Tumbang Kalang dari pemerintah provinsi Kalteng.

“Arah Tumbang Sangai ke Tumbang Kalang sudah ada pekerjaan multi years sebanyak dua paket, Kuala Kuayan ke Tumbang Sangai yang masih jalan tanah yang dimintakan kontribusi dari mereka (Investor,red),” katanya, Selasa (15/5) di Palangka Raya.

Karo Administrasi Pembangunan Setda Kalteng ini menyatakan, investor diharapkan dapat melakukan peningkatan struktur jalan yang saat ini masih belum standar, baik struktur maupun kapasitasnya, agar dapat tetap operasional ketika cuaca hujan.

Dinas teknis yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng akan membagi segmen dan membuat perencanaan serta spesifikasi kepada investor yang nantinya akan melakukan pekerjaan.

“Investor yang kita mintai kontribusi terdiri dari sekitar 28 perusahaan sektor perkebunan, 15 perusahaan sektor pertambangan, dan empat perusahaan sektor kehutanan yang seluruhnya beroperasional di Kotawaringin Timur,” katanya.

Ridwan Manurung menegaskan, permintaan pemerintah agar investor berkontribusi pada pembangunan ruas jalan tersebut sifatnya tidak memaksa, melainkan permintaan bantuan karena keterbatasan APBD.

Karena ada di wilayah Kotawaringin Timur, Ridwan menyatakan, pemerintah daerah Kotim yang menangani masalah tersebut dan pemerintah provinsi kalteng hanya memberikan arahan serta melakukan pengawasan agar tidak ada masalah saat penyerahan hibah.

“Terserah Kotim bagaimana caranya agar perusahaan tidak menghindari kewajiban. Gubernur ada mengatur masalah sumbangan pihak ketiga, dalam hal ini tidak ditentukan nilainya. Semua terserah mereka (investor,red). Yang pasti diharapkan semua konstribusi dalam pembangunan Kalteng,” tegasnya.

Ridwan Manurung mengungkapkan, keputusan mengenai pekerjaan ruas jalan Kuala Kuayan-Tumbang Sangai masih akan dirapatkan lagi dan akan dilaksanakan setelah ada komitmen dari pemerintah daerah Kotim dan kesepakatan dengan perusahaan.

“Akan digelar pertemuan sekali lagi di Palangka Raya. Target kami ingin secepatnya dilakukan, minimal tahun ini. Mereka (investor,red) juga minta saat musim kemarau sudah efektif bekerja,” tutupnya.(004)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.