Dukcapil Imbau Warga Urus Dokumen Kependudukan

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) kota Palangka Raya menempati kantor baru dikawasan jalan Ir Soekarno Komplek perkantoran Pemko Palangka Raya Jalan G Obos 11 yang sebelumnya berada di kawasan jalan Tjilik Riwut Km 5 Palangka Raya. (Dayak Pos/Effendy jinu)

Palangka Raya, Dayak Pos

Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palangka Raya mengimbau warga ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah untuk menyadari pentingnya dokumen-dokumen kependudukan dan menaati serta menyelesaikan seluruh dokumen kependudukan yang dimiliki.

“Masyarakat Indonesia harus sadar tentang pentingnya dokumen-dokumen kependudukan untuk itu kami mengimbau masyarakat segera mengurus dokumen kependudukan yang belum terselesaikan,” kata Kabid Pengelolaan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Palangka Raya, Lukmanul Hakim, Senin (12/3).

Dokumen tersebut seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-e), akta kelahiran, akta pendataan kematian, perkawinan maupun perceraian.
“Termasuk di dalamnya berbagai keterangan seperti nama, alamat, jenis pekerjaan dan jenis pendidikan. Jika ada yang berbeda atau perlu pembaruan maka harus segera dilakukan perubahan,” katanya.

Kesahihan data kependudukan juga berpengaruh bahkan juga menentukan kebijakan dan program pembangunan yang dilakukan pemerintah.

“Contohnya jika data kependudukan warga Palangka Raya terkait kategori pendidikan SD tidak diubah ketika status pendidikannya berubah maka data penduduk terkait klasifikasi pendidikan akan kurang pas,” katanya.
Lukman mengatakan, berdasar data kementerian, sampai semester dua 2017, jumlah penduduk di Kota Palangka Raya tercatat sebanyak 258.156 jiwa dengan jumlah penduduk yang telah wajib memiliki KTP pada periode yang sama berjumlah 184.419 jiwa.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat selalu memeriksa data di dokumen kependudukan sesuai serta melakukan perbaikan jika ada perubahan data.
“Tingkat kesadaran masyarakat kita dalam mengurus dokumen kependudukan mulai meningkat. Namun untuk dokumen tertentu seperti catatan akta kematian masih perlu ditingkatkan. Maka besar harapan kami agar warga kita semakin sadar tentang pentingnya dokumen-dokumen kependudukan,” katanya.(Ant/002)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.