Berita Dayakpos 21/06/2018
BARBUK DAN TERSANGKA PENCURIAN-Barang bukti (barbuk) sepeda motor KLX 150 warna hijau dan tersanga Akhmad Irfan Maulana alias Irfan saat diamankan di Mapolres Barito Utara.(Dayak Pos:Polres Barut)

Muara Teweh, Dayak Pos

Akhmad Irfan Maulana (20) alias Irfan Bin Erwinsyah, warga jalan Imam Bonjol RT 26, kelurahan Melayu, kecamatan Teweh Tengah, kabupaten Barito Utara (Barut) diamankan pihak aparat kepolisian setempat, Senin (18/6) sekitar pukul 10.00 Wib kemarin.

Irfan diamankan tim Buser Polres Barito Utara, karena diduga melakukan pencurian dengan pemberatan. Dan berdasarkan rekaman CCTV di tempat kajadian perkara (TKP) di jalan Brigjen Katamso, kelurahan Melayu, Muara Teweh.

Kapolres Barito Utara, AKBP Dostan Matheus Siregar SIK melalui Kasat Reskrim Polres Barito Utara, AKP Syamsul Bahri mengatakan, peristiwa pencurian dengan pemberatan berupa sepeda motor KLX 150 warna hijau, dengan korban atas nama Wirawan Apta Nugraha, terjadi pada Kamis  14 Juni 2018 sekitar 19.00 Wib, di dalam Warnet yang terletak di jalan Brigjend Katamso.

Menurut Kasat Reskrim, berdasarkan hasil rekaman CCTV di sekitar TKP, dapat diidentifikasi bahwa pelaku pencurian adalah seorang laki-laki menggunakan celana jeans pendek warna hitam dan baju kaos warna abu hitam tampak mendorong sepeda motor KLX keluar dari Warnet menuju ke jalan Brigjend Katamso arah ke Puruk Cahu.

“Kemudian anggota Unit Buser Sat Reskrim Polres melakukan penyelidikan terhadap orang yang terekam di CCTV tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa diduga pelaku bernama Akhmad Irfan Maulana warga jalan Imam Bonjol, RT 26, kelurahan Melayu, Muara Teweh. Dan pada Senin 18 Juni 2018 sekitar pukul 10.00 Wib, terduga pelaku berhasil diamankan,” kata Kasat Syamsul Bahri.

Dikatakan Syamsul, menurut keterangan tersangka Akhmad Irfan Maulana, ia mengakui telah masuk ke dalam Warnet dan kemudian mengambil sepeda motor KLX 150 warna hijau milik korban Wirawan Apta Nugraha.

“Tersangka menjelaskan, bahwa ia masuk ke dalam Warnet dengan cara menggunakan kunci pintu Warnet yang sebelumnya (pagi hari sebelum kejadian) telah ia ambil. Kemudian sekitar pukul 17.00 Wib, di saat Warnet sudah tutup ia mulai berniat untuk masuk ke dalam Warnet dan berencana akan mengambil sepeda motor KLX 150 warna hijau yang diparkir di dalam,” jelas Kasat Reskrim.

Lebih lanjut dikatakan Kasat, setelah berhasil masuk ke dalan Warnet, kemudian rersangka Akhmad Irfan Maulana, mendorong sepeda motor KLX keluar dari Warnet menuju jalan Brigjend Katamso arah Puruk Cahu. Kemudian di dekat kampus STAIS Muara Teweh, tersangka menghidupkan sepeda motor tersebut dengan cara memutus salah satu kabel dan menyambungkan dengan kabel lainnya sehingga mesin sepeda motor tersebut menyala.

Setelah berhasil menyala, kemudian tersangka Akhmad Irfan Maulana mengendarai sepeda motor tersebut dan berencana untuk membuat duplikat kunci kontaknya, namun tukang kunci duplikat tidak ada yang bisa.

Tersangka Akhmad Irfan Maulana juga berencana untuk menggadaikan sepeda motor hasil curian tersebut kepada orang lain, namun belum berhasil.

“Rencananya uang hasil menggadai sepeda motor tersebut akan digunakan untuk modal bermain judi online,” jelasnya.

Pasal yang disangkakan kepada tersangka Akhmad Irfan Maulana Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan acaman 9 tahun penjara. Sedangkan barang bukti yang diamankan 1 (satu) unit sepeda motor KLX warna hijau hasil curian, 1 (satu) lembar baju warna abu hitam dan celana warna hitam yang dipakai oleh tersangka Akhmad Irfan Maulana pada saat melakukan pencurian, 1 (satu) serpihan kayu yang digunakan oleh pelaku untuk mencongkel kabel sebelum diputus oleh tersangka. (lna)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.