Antisipasi Pungli Penerimaan Siswa Baru -Disdik Gelar Sosialisasi Saber Pungli

Sosialisasi saber pungli

Muara Teweh, Dayak Pos

Guna mengantisipasi terjadinya pungutan liar (pungli) dilingkup sekolah SD maupun SMP sederajat dalam penerimaan siswa dan siswi baru, Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara (Disdik Barut) mengelar sosialisasi pungli yang dilaksanakan di aula Dinas setempat, Selasa (10/7).

Sosialisasi yang diikuti para Kepala Sekolah se Barito Utara ini, dibuka langsung Kadisdik Drs H Masdulhaq didampingi Kabid Pendidikan SD dan SMP Drs H Ardian. Sedangkan narasumber Dinas Pendidikan setempat dan mengadirkan Ketua Saber Pungli Barito Utara Wakapolres Kompol Agus Dwi Suryanto SIK.

Kepala Diknas Pendidikan Barito Utara, H Masdulhaq mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini sengaja dilaksanakan pihaknya sehubungan dengan akan memasuki tahun ajaran baru sekolah baik SD dan SMP. “Khusus untuk sekolah tingkat SLTP/Sederajat rencananya akan melaksanakan penerimaan siswa baru yang dimulai hari Rabu (11/7),” kata Kadisdik H Masdulhaq.

Dikatakannya, untuk jumlah SLTP Negeri dan Swasta di Kabupaten Barito Utara ini berjumlah 39 SLTP sedangkan untuk jumlah SD sebanyak 170 sekolah yang tersebar di sembilan Kecamatan, dan 10 Kelurahan. “Kita berharap dengan diadakanya sosialisasi ini nantinya pihak sekolah jangan sampai ada bermasalah karena pungli, terutama dalam menerima siswa dan siswi baru,” ujar Masdulhaq.

Sementara Kabid Pendidikan SD dan SMP H Ardian menambahkan, kepada para peserta yang mengikuti sosialisasi agar benar-benar menyimak, apa yang disampaikan oleh Ketua Tim Saber Pungli sehingga nantinya tidak terjadi kesalahan, yakni berkaitan dengan  pungli. “Kita berharap para peserta bisa benar–benar memamfaatkan kesempatan ini dengan sebaik baik-baiknya,”ucap Ardian.

Sementara Ketua Saber Pungli Barito Utara Kompol Agus Dwi Suryanto SIK mejelaskan bahwa pada dasarnya saber pungli telah dibentuk berdasarkan peraturan presiden nomor 87 tahun 2016 tentang satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli).

“Pada dasarnya keberadaan saber pungli bukan untuk menakuti masyarakat, akan tetapi lebih mengedepankan preventip dan pencegahan. Karenanya masalah pungli harus disosialisasikan dimana katagori pungutan yang tidak dibenarkan,” kata Kompol Agus DS.

Namun kata dia, pungutan yang dilakukan tentu saja akan dibenarkan asalkan sesuai dengan kesepakatan yang sudah ditentukan. Visi misi tim saber pungli untuk mewujudkan pelayanan publik pada kementerian, lembaga dan pemerintah daerah di wilayah masing masing. Begitu juga dengan lembaga kepolisian.(lna)

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.