Berita Dayakpos 12/07/2018
Foto : Pj. Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri Memberikan Cinderamata Kepada Sekretaris Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Dr. Ir.  Pribudiarta Nur Sitepu MM, usai membuka rapat Koordinasi Daerah Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kalteng 2018, di Luwansa Hotel, Rabu (11/7)

Palangka Raya, Dayak Pos

Rapat Koordinasi Daerah Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Anak  Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2018 yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Luwansa Palangka Raya, Rabu (11/10), kegiatan yang mengambil thema “Kerja Bersama Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak Menuju Kalteng Bermartabat Elok Religius, Kuat, Amanah Harmonis” dihadiri oleh Sekretaris Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Dr. Ir.  Pribudiarta Nur Sitepu MM,  Direktur Keluarga,  Perempuan, Anak Pemuda dan Olahraga Bappenas RI Work Srihastuti Sulistyaningrum ST, MiDS, Angota Tim Percepatan Kalteng Berkah Dr. Ibnu Elmi AS Pelu SH, MH,  perwakilan dari Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dan SOPD lainnya di Lingkungan kerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurut Sekretaris Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Dr. Ir. Pribudiarta Nur Sitepu MM, mengatakan pertemuan ini penting untuk saling  membangun sinergi antara pusat dan Provinsi, Kabupaten Kota yang ada di Kalimantan Tengah.
“Seperti kita ketahui sudah banyak sekali prestasi Kalimantan Tengah di Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak, angka Indeks Pembangunan Gender (IPG) untuk Provinsi Kalimantan Tengah jauh lebih tinggi dari angka rata-rata Indonesia yaitu 78,23% sedangkan Indonesia 51,39% jadi saya pikir kita harus banyak belajar Indeks Pembangunan Gender dari Pemprov Kalteng ujar” Sekretaris Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.
Disambung Pribudiarta, “Bahwa komunikasi pembangunan juga begitu penting agar masyarakat tau apa yang telah dikerjakan pemerintah, dokumentasikan proses yang dikerjakan oleh pemerintah, dan hasil yang telah dicapai, kedepan pemerintah diharapkan mampu membangun jejaring advokasi,  komunikasi yang lebih efektif, komunikasi jaman now, karena kita sekarang sedang berhadapan dengan generasi jaman now yang jumlah cukup besar yaitu 30% dari total jumlah penduduk Indonesia adalah mereka, secara nasional jumlahnya mencapai 87juta jiwa adalah generasi jaman now, karena itulah Kemudian bagaimana kita mampu mengajak generasi jaman now bersama-sama dengan membangun” katanya.
Gubernur Kalimantan Tengah melalui Pj. Sekda Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan melalui kesempatan ini, mengingatkan bahwa Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak merupakan bagian yang tak terpisahkan dan menjadi satu kesatuan dalam proses pembangunan manusia Indonesia yang berkualitas. Karena kualitas hidup perempuan yang optimal pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas generasi mendatang. Hal ini dapat diartikan bahwa, kualitas hidup perempuan sangat menentukan kondisi anak-anak yang terhadap tumbuh kembang anak baik fisik, mental maupun intelegensi ujar Fahrizal Fitri.
Gubernur berharap rapat koordinasi ini, menjadi salah satu wahana untuk membahas dan mengevaluasi berbagai capaian Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2018, sekaligus untuk mencetus rencana program prioritas Tahun 2019 sesuai dengan kondisi riil di masing-masing daerah guna mendorong tersusun nya kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang responsif gender secara berkesinambungan oleh komponen perencanaan di Perangkat Daerah baik di tingkat provinsi maupun di tingkat Kabupaten/Kota, kata Gubernur melalui Pj. Sekda, yang juga meyakinkan di depan yang menghadiri rapat Koordinasi Daerah Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kalteng 2018, bahwa Kalteng siap untuk menjadi tuan rumah Rekornas PP-PA Tahun 2019.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.