Kendatipun bibit rumput laut yang didatangkan dari Pulau Jawa jenis yang tidak tahan lama dan cepat mati, namun atas usaha pengembangan pembibitan rumput laut yang diramu sendiri oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kotawaringin Barat, budidaya rumput laut Kobar membuahkan hasil.
Pihak Dinas Perikanan dan Kelautan Kobar mengatakan bahwa dalam waktu tiga bulan, hasil panen budidaya rumput laut oleh petani nelayan Teluk Bogam Kabupaten Kobar bisa menghasilkan puluhan ton rumput laut. Petani rumput laut di Kobar menjualnya dengan harga Rp. 10 ribu per kilogram.Desa Teluk Bogam yang terletak di Kecamatan Kumai memang cocok untuk budidaya rumput laut. Pemerintah Kabupaten Kobar sendiri tak pernah surut membantu petani nelayan atau warga yang bermukim di sekitar pesisir pantai dan sungai.
Jika budidaya rumput laut Kotawaringin Barat ini terus dikembangkan, tidak menutup kemungkinan investor dari luar akan berdatangan dengan sendirinya. Meskipun, masih ada potensi lain yang kini tengah dilirik Dinas Perikanan dan Kelautan Kobar untuk dikembangkan ke depan. Potensi itu, diantaranya Teripan dan Kepiting Soka yakni jenis kepiting dengan kulit yang renyah dan lunak bila dimakan.
0 komentar:
Poskan Komentar